Posted by: Erick | 31 July 2008

Cara Untuk Memulai Berinvestasi

Dikutip dari Sindo, 29 Juni 2008

Mas Safir, salam sukses untuk Anda. Begini mas, saya sekarang menjalankan usaha orangtua yang sudah berjalan 20 tahun. Saat ini saya punya dana yang cukup besar untuk dikelola dan dana ini idle sifatnya di luar dana perusahaan. Rencananya mau saya investasikan ke reksadana saham, saham, atau membeli emas. Permasalahannya saya belum tahu banyak tentang itu semua. Pertanyaannya bagusnya saya investkan kemana yah? Mohon informasi dan sarannya.

Kurniawan – Banjarmasin

Jawaban:

Banyak yang menganggap bahwa investasi itu susah karena harus ada prosedur ini dan itu yang harus dipenuhi, belum lagi repot karena harus memantau terus perkembangannya setiap saat dan lain sebagainya. Padahal investasi selayaknya bisa dilakukan dengan sangat mudah dan sederhana dan juga dapat dilakukan oleh semua orang, dengan dana berapapun. Intinya, janganlah ragu untuk memulainya karena merasa belum berpengalaman, takut rugi, atau tidak tahu caranya, karena pada dasarnya semua itu bisa dipelajari dengan mudah. Keragu-raguan untuk berinvestasi sehingga akhirnya hanya menyimpan dana di produk investasi tradisional, justru lebih merugikan daripada kerugian karena nilai investasi yang terus menurun.

Gini aja deh, saya akan kasih tips gimana caranya untuk melakukan investasi. Atau lengkapnya lagi bagaimana cara yang baik dalam melakukan investasi? Menurut saya, hanya ada dua langkah yang harus Anda lakukan dalam berinvestasi. Kedua langkah tersebut memang tidak menjamin bahwa investasi Anda tidak akan mengalami kerugian, tetapi paling tidak itu bisa membantu Anda dalam membantu tercapainya Tujuan Investasi Anda.

Langkah pertama adalah pelajari semua jenis produk investasi dan tawaran yang ada. Dan kedua, tentukan pilihan produk mana yang sesuai dengan diri Anda. Dengan semakin banyak tawaran dan produk investasi yang Anda pelajari, tentu akan semakin banyak pula tambahan ilmu yang akan Anda peroleh. Pastinya, Anda akan dapat dengan mudah dong, membandingkan mana produk yang sesuai dengan profil risiko, tujuan keuangan yang ingin dicapai dan juga jangka waktu yang Anda sediakan. Dengan membandingkan Anda akan mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masingnya. Nah setelah itu, baru deh, Anda memilih produk investasi yang sekiranya cocok untuk dipilih. Misalnya, untuk jangka waktu diatas 5 tahun dengan profil risiko Anda sebagai seorang yang berani mengambil risiko dimana terlihat dari usaha yang Anda jalankan, maka produk investasi yang bisa dipilih ya saham atau reksadana saham.

Sekali lagi, kedua langkah tersebut memang tidak menjamin bahwa investasi Anda tidak akan mengalami kerugian, tetapi paling tidak itu bisa membantu Anda dalam membantu tercapainya Tujuan Investasi yang ada di depan mata Anda. Dengan memulai dari yang sederhana dan apabila dilakukan dengan terus menerus secara konsisten, pasti Anda akan memetik hasilnya dengan baik dihari depan.

Demikian pencerahaan dari saya, selamat berinvestasi.

Salam.
Safir Senduk
Perencana Keuangan

Sumber: perencanakeuangan


Leave a response

You must be logged in to post a comment.

Categories